Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Cara merawat aglaonema agar cepat beranak dengan 5 cara mudah

Cara merawat aglaonema agar cepat beranak bisa dibilang susah-susah gampang. Pada kenyataannya ada yang kesulitan dalam memperbanyak aglaonema melalui anakan. Ditunggu sampai berbulan-bulan tidak muncul tunas baru dari media tanam aglaonema.

Namun, ada juga para pecinta aglaonema memperoleh anakan dalam waktu cepat. Hanya dalam waktu kurang dari tiga bulan, mulai muncul tunas baru dari samping indukan aglaonema. Gak hanya satu atau dua tunas, bahkan ada yang bertunas sampai delapan.

Lantas muncul pertanyaan, bagaimana cara merawatnya, kok bisa cepat sekali beranak atau bertunas? Pupuk apa yang diberikan untuk aglaonema, media tanam apa yang digunakan, bagaimana penyiramannya, dan penempatan aglaonema yang tepat seperti apa.

cara merawat aglaonema

Buat yang ingin tahuu lebih lanjut bagaimana cara merawat aglaonema, baca artikel ini sampai selesai, saya akan membongkar bagaimana caranya. Ini sudah saya buktikan sendiri dan nyatanya berhasil menumbuhkan anakan aglaonema sampai 5 tunas.

cara merawat aglaonema agar tumbuh subur dan cepat beranak

Nah, kali ini hobiku berkebun akan membahas tuntas cara merawat aglaonema agar cepat beranak, dengan cara sederhana dan mudah, tapi bisa membuat aglaonema kesayangan tumbuh subur dan cepat beranak.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah, membuat aglaonema kita tumbuh subur. Jika bisa tumbuh subur, maka harapan munculnya tunas baru pada aglaonema kita akan segera terwujud. Selain subur harus kita pastikan juga aglaonema kita sehat.

Aglaonema yang subur itu bukan hanya terlihat rimbun, besar, dan tinggi. Tetapi lebih pada penampilan secara keseluruhan tanaman aglaonema kita, baik dari segi warna daun, tangkai, batang, dan perakaran.

Ada jenis aglaonema yang perawakannya kecil. Untuk jenis yang ini, jangan pernah berharap bisa rimbun dan besar. Namun ada jenis aglaonema yang tinggi dan berdaun besar. Seperti donna carmen, big roy, big papa, big mama, moonlight, goliath, dan sebagainya.

Ciri-ciri aglaonema subur dan sehat

Sebelum kita masuk ke pembahasan cara merawat aglaonema agar cepat beranak, ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu ciri-ciri aglaonema yang subur dan sehat. Ini bertujuan agar kita tahu alasan aglaonema kita sulit beranak. Ya dong, kalau gak subur dan sehat mana mungkin bisa cepat beranak.

Setidaknya bisa kita lihat dari penampilan dari bagian-bagian aglaonema itu sendiri. Seperti daun, tangkai, batang, dan media tanam.

Daun Aglaonema

Ciri-ciri aglaonema yang subur dan sehat bisa dilihat dari daunnya. Selain warna daun yang terlihat mengkilap alami, bentuk daun juga harus kita perhatikan. Idealnya, daun aglaonema yang sehat tidak ada bagian daun yang menggulung, mengecil dari ukuran biasanya, dan berwarna kuning. 

Jika terlihat ada tanda dari yang saya sebutkan diatas pada daun aglaonema, segera lakukan perawatan aglaonema secara intens. Lebih lengkapknya bisa dilihat disini.

Tangkai aglaonema

Tangkai aglaonema yang sehat ditandai dengan bentuk yang kokoh dan tegak. Ada dua jenis tangkai pada tanaman aglaonema, yaitu tangkai panjang dan tangkai pendek. Kedua jenis tersebut haruslah sama-sama kuat dan melingkar membentuk rose set. 

Lihat dengan teliti apakah ada tanda-tanda tangkai aglaonema terserang penyakit. Idealnya, secara warna haruslah bersih dan tidak ada bercak-bercak karena jamur maupun bakteri.

Batang aglaonema

Batang aglaonema harus kuat dan tegak lurus. Secara warna kuat dan tidak ada bagian yang basah atau lembek. Warna batang aglaonema sesuai dengan masing-masing jenis aglaonema. Ada yang berwarna merah, hijau, putih, dan pink. 

Batang yang sehat ditandai dengan adanya mata tunas di setiap ruas yang dimiliki. Biasanya, mata tunas ini berada dibalik saludang daun atau pangkal tangkai aglaonema.

Media tanam aglaonema

Bagian yang tak kalah penting untuk diperiksa adalah media tanam aglaonema. Pastikan media tanam aglaonema kita bersih dari gulma atau rumput liar yang akan mengganggu pertumbuhan aglaonema.

Media tanam yang baik adalah yang gembur dengan tanda pecah jika dipegang. Perawatan yang tepat akan membuat aglaonema kita terhindar dari serangan jamur, bakteri, dan hewan kecil pengganggu lainnya. Komposisi media tanam yang tepat bisa dilihat disini.

Setelah yakin aglaonema kita subur dan sehat, barulah kita melakukan treatment agar aglaonema cepat beranak.

Cara merawat aglaonema biar cepat beranak

Oke, kita masuk ke inti pembahasan pada artikel ini, cara merawat aglaonema agar cepat beranak. 

1. Pastikan media tanam porous

Aglaonema adalah tanaman yang tumbuh di hutan tropis dengan habitat asli dibawah pohon-pohon besar di dalam hutan. Kondisi tanah disana adalah gembur, porous, serta didominasi oleh humus alami, sehingga sangat porous.

Agar aglaonema kita bisa tumbuh subur dan cepat beranak, kita harus menciptakan ruang hidup seperti pada habitat aslinya. Media tanam yang biasa digunakan adalah kompos, sekam, dan pupuk kandang, dengan perbandingan 1, 2, 1. Pada intinya, ketika dilakukan penyiraman, air harus mengalir melewati media tanam. 

2. Pemberian pupuk dasar untuk aglaonema

Pemberian pupuk dasar bertujuan untuk menutrisi tanaman dan memastikan unsur hara bissa terjaga dan diserap oleh tanaman. Untuk aglaonema, gunakan pupuk slow release yang bisa bertahan hingga tiga bulan.

Pupuk yang biasa digunakan adalah pupuk dekastar atau ascomote. Pilihlah yang kandungan N nya tinggi. Hal ini bertujuan untuk memperkuat akar dan batang aglaonema. Taburkan pupuk dekastar di dalam media, satu sendok makan untuk satu pot.

3. Pemberian pupuk tambahan untuk aglaonema

Selain pupuk dasar, berikan juga pupuk tambahan yang diaplikasikan melalui daun aglaonema. Banyak penghobi yang menggunakan pupuk daun sebagai pupuk tambahan. Ada yang diberikan 1 minggu sekali, ada juga yang 2 minggu sekali.

Namun, berdasarkan pengalaman yang saya jalani selama ini, saya hanya memberikan pupuk organik cair pada tanaman aglaonema. Pupuk organik cair pm3 yang memiliki kandungan hormon pertumbuhan, npk, dan berbagai jenis vitamin lainnya.

Fungsi hormon seperti sitokinin, akan mempercepat laju pertumbuhan anakan aglaonema. Selain penghematan penggunakan berbagai jenis pupuk, menggunakan pupuk organik cair lebih praktis dan terbukti bisa memacu pertumbuhan tunas bawah aglaonema. 

4. Penyiraman yang teratur

Lakukan penyiraman yang teratur untuk menjaga kelembaban media tanam aglaonema serta daun, tangkai dan batang aglaonema. Aglaonema tidak menyukai genangan air, jadi jika terlalu sering melakukan penyiraman, akan membuat akar aglaonema membusuk.

Namun jika kekurangan air, akan menghambat pertumbuhan aglaonema dan membuat aglaonema jadi layu. Idealnya lakukan penyiraman secara penuh seminggu sekali. Buat jeda waktunya antara penyiraman dan pemupukan.

5. Penempatan aglaonema yang tepat

Penempatan aglaonema yang tepat, akan membuat aglaonema kita tumbuh dengan seimbang. Tempatkan pada ruang yang memiliki sirkulasi udara memadai serta ditempat yang teduh.

Bisa diletakkan di teras rumah maupun di halaman rumah. Usahakan terkena sinar matahari pagi untuk menjaga kesehatan aglaonema. Kondisi ideal seperti pada habitat aslinya, akan membuat aglaonema tumbuh subur dan cepat beranak.

Kesimpulan

Nah, seperti itulah cara merawat aglaonema agar cepat beranak yang bisa dipraktekkan di rumah masing-masing. Kuncinya harus sabar dan gunakan metode diatas sebagai guide dalam merawat aglaonema. Improvisasi sangat diperlukan karena beda daerah akan beda penanganannya.

Semoga bermanfaat, salam aglaonema. 

Kang Wiwid
Kang Wiwid Aku adalah mata, tiang, dan bahtera bangsaku

Posting Komentar untuk "Cara merawat aglaonema agar cepat beranak dengan 5 cara mudah"